Temukan Penerbangan dari Jakarta ke Milan bersama EVA Air dari IDR 23,919,800
Penerbangan Mendatang dari Jakarta ke Milan
Promo pemesanan akhir dari Jakarta - Milan
Dari | Untuk | Tipe Perjalanan | tanggal | Harga |
|---|---|---|---|---|
| Jakarta (CGK) | Milan (MXP) | Pulang Pergi | Ekonomi | 05/11/2026 - 14/11/2026 | Dari IDR 23,919,800 Dilihat: 22 jam lalu |
* Tarif terbaik untuk penerbangan ditemukan oleh orang lain dalam 48 jam terakhir. (Harap dicatat bahwa tarif dapat bervariasi berdasarkan ketersediaan, pajak, dan biaya tambahan.)
Tempat tidur Anda menantikan Anda di Kelas Bisnis

Bepergian ke Milan
Milan memadukan arsitektur Gotik, seni Renaisans, dan budaya mode Italia secara harmonis, menjadikannya kota di mana kemegahan sejarah bertemu dengan desain modern. Dari katedral ikonik dan kastil megah hingga gedung opera kelas dunia dan jalan belanja mewah, lanskap kota Milan tampil khas sekaligus elegan. Baik minat Anda pada seni, arsitektur, maupun fashion, Milan menawarkan pengalaman perjalanan dengan tema yang unik sesuai gaya Anda sendiri.
Rekomendasi Tempat Wisata Wajib Dikunjungi di Milan
Duomo di Milano – Ikon Gotik Kota
Sebagai salah satu katedral Gotik terbesar di dunia, Duomo di Milano dikenal dengan deretan menara runcingnya yang menyerupai hutan serta ukiran marmer yang rumit. Pengunjung dapat memesan akses ke atap untuk berjalan di antara menara dan menikmati pemandangan panorama kota, bahkan hingga Pegunungan Alpen pada hari yang cerah. Di dalamnya, jendela kaca patri dan karya seni religius yang detail mencerminkan keahlian selama berabad-abad. Ini adalah landmark paling penting di Milan.
Castello Sforzesco – Pusat Koleksi Seni Renaisans
Dahulu merupakan kediaman para Adipati Milan, Castello Sforzesco kini menjadi rumah bagi berbagai museum dan koleksi seni. Koleksinya mencakup mahakarya Renaisans, karya yang berkaitan dengan Leonardo da Vinci, serta patung terakhir Michelangelo, Rondanini Pietà. Halaman luas dan arsitektur bentengnya memberikan wawasan tentang sejarah politik dan budaya Milan.
Teatro alla Scala – Kuil Opera Dunia
Sebagai salah satu gedung opera paling bergengsi di dunia, Teatro alla Scala telah menjadi tempat berbagai pertunjukan perdana bersejarah. Pengunjung dapat mengunjungi museum teater untuk mengenal desain panggung, kostum, dan warisan musiknya. Menonton pertunjukan langsung memberikan apresiasi lebih dalam terhadap tradisi opera Italia dan prestise budaya Milan.
Tate Modern – Pusat Kreativitas Seni Modern
Terletak di sepanjang Sungai Thames, Tate Modern adalah salah satu museum seni kontemporer terkemuka di dunia. Galeri luasnya yang berada di bekas pembangkit listrik menampilkan berbagai karya seni modern. Cocok dikunjungi dalam segala cuaca, museum ini dapat dikombinasikan dengan berjalan santai di tepi sungai dan menawarkan pengalaman seni London yang modern, mendalam, namun tetap mudah dinikmati.
The Natural History Museum – Pilihan Utama untuk Keluarga
Natural History Museum terkenal dengan arsitektur megah dan koleksi yang sangat lengkap, dengan fosil dinosaurus sebagai salah satu daya tarik utama. Sorotan lainnya termasuk Hintze Hall yang ikonik. Cocok dikunjungi sepanjang tahun—terutama saat hari hujan atau musim dingin—museum ini mengeksplorasi tema evolusi dan ilmu bumi, menggabungkan edukasi dan hiburan, serta menjadi salah satu destinasi ramah keluarga yang klasik di London.
Galleria Vittorio Emanuele II – Keanggunan Arsitektur dan Belanja Klasik
Dibangun pada abad ke-19, arcade bersejarah ini terkenal dengan langit-langit berkubah kaca dan lantai mosaiknya. Sering disebut sebagai “ruang tamu Milan,” tempat ini menyatukan butik-butik mewah dan kafe-kafe bersejarah di bawah satu atap. Ini adalah tempat yang sempurna untuk berbelanja dengan gaya mewah atau menikmati espresso di sore hari yang dikelilingi oleh keindahan arsitektur.
Via Montenapoleone – Jantung Mode Italia
Terletak di dalam kawasan mode bergengsi Milan, Via Montenapoleone mewakili puncak gaya Italia. Butik-butik unggulan dan pajangan jendela yang ditata dengan sempurna berjajar di sepanjang jalan, terutama memukau selama Pekan Mode. Baik berbelanja atau sekadar berjalan-jalan, pengunjung dapat merasakan langsung identitas Milan yang berorientasi pada desain.
Kapan Waktu Terbaik untuk Mengunjungi Milan?
Waktu terbaik untuk mengunjungi Milan adalah dari April hingga Juni dan September hingga Oktober, ketika cuaca sejuk dan nyaman—ideal untuk berjalan-jalan di kota dan aktivitas luar ruangan. Musim semi dan musim gugur menawarkan jumlah pengunjung yang relatif seimbang, memungkinkan wisatawan untuk menggabungkan wisata arsitektur dengan belanja mode. Musim panas bisa panas tetapi meriah dengan berbagai acara, sementara musim dingin sangat cocok untuk museum dan pertunjukan opera.
Musim Wisata Terbaik (April–Juni & September–Oktober)
- Cuaca:Sejuk dan nyaman, ideal untuk tur jalan kaki dan kunjungan rooftop.
- Daya Tarik:Akses rooftop katedral, museum kastil, distrik fashion, dan budaya kafe.
- Catatan:Permintaan akomodasi meningkat selama Fashion Week, disarankan untuk memesan lebih awal.
Pertimbangan Wisata Musim Dingin (November–Maret)
- Cuaca:Lebih dingin dengan kemungkinan kabut.
- Catatan:Cocok untuk mengunjungi museum, menonton opera, dan pengalaman belanja dalam ruangan.
Pilih penerbangan EVA Air untuk perjalanan yang nyaman dan mulailah menjelajahi Milan—sebuah kota di mana seni, sejarah, dan fashion berpadu dalam gaya Italia yang tak lekang oleh waktu!









